20 jenis tanaman peneduh untuk taman rumah dan Jalan raya - cepat tumbuh dan daunnya lebar

20 jenis tanaman peneduh untuk taman rumah dan Jalan raya - cepat tumbuh dan daunnya lebar 

Pohon peneduh - Udara yang panas saat ini memang sangat menyiksa semua orang terutama orang yang hidup di area perkotaan dengan asap polusi yang sudah tidak terkontrol dan sangat banyak akibat sisa pembakaran pabrik, Maka dari itu pemerintah sedang banyak menanam pohon yang berukuran besar untuk memberikan penyejuk dan penyedia oksigen di pusat kota ataupun di semua jalan raya yang ada dengan adanya itu maka polusi akan sedikit teratasi dan udara akan sedikit lebih sejuk agar orang yang ada diarea tersebut tidak kepanasan akibat sengatan matahari yang sangat panas karena adanya globalwarming yang sudah tidak karuan.

Fungsi Tanaman Peneduh Fungsi tanaman bukan sekedar memenuhi unsur keindahan. Lebih dari itu, tanaman juga bermanfaat untuk kebersihan lingkungan. Penerapannya juga tak sulit, karena tidak harus memenuhi syarat lahan yang sangat luas. Dalam media pot untuk lahan mungil, fungsi ini pun bisa terpenuhi. Nah, bila Anda masih kebingungan menanam jenis tanaman yang tepat di sekitar rumah, berikut ini referensi delapan jenis tanaman untuk Anda dilihat dari sisi manfaatnya: Penyerap polutan Untuk tanaman yang Anda butuhkan untuk menyerap polutan, Anda bisa menanam Sanseviera, Philodendron, Ivy, Chrysanthemum, Paku Boston, Sinti Belanda, dan Beringin.

Peredam bunyi Untuk meredam bising, Anda bisa memanfaatkan tanaman peredam bunyi seperti Bambu Jepang atau Dolar (Ficus pumila). Tanaman jenis ini cocok sebagai penghias pagar atau di halaman dan teras. Pewangi Tanaman pewangi bisa Anda dapatkan dari Kaca Piring, Sedap Malam, Kua Hua (Osmanthus fragrans), dan Cestrum. Rempah Untuk tanaman rempah, Anda bisa menanam kunyit, kencur, lengkuas, kayu manis, atau lada. Peneduh Sebagai fungsi utama, tanaman peneduh Anda bisa dapatkan dari pohon Kersen, Buni, Janda Merana, atau Trembesi. Selain kokoh menjaga tanah, tanaman ini menjadi penyejuk dari panasnya matahari dan cuaca.

Fungsi pohon peneduh

Informasi yang saya peroleh dari berbagai sumber, terdapat kriteria-kriteria dalam memilih jenis pohon peneduh untuk halaman rumah, yaitu:


  1. Penyerap gas CO2, Timbal serta menghasilkan Oksigen.
  2. Tinggi pohon lebih dari 3 meter, namun tidak lebih dari 12 meter. Perumahan-perumahan saat ini, biasanya menyediakan halaman untuk area tanaman dengan lebar 3x3 meter.
  3. Rimbun dengan kerapatan daun yang bisa menutupi sinar matahari.
  4. Tajuk luas atau mampu menutupi area yang luas.
  5. Perawatan mudah.
  6. Pertumbuhan agak cepat, namun tetap saja harus menunggu sekitar 3 tahun.
  7. Daun tidak mudah rontok.
  8. Ranting tidak mudah patah bila tertiup angin kencang.
  9. Ranting atau cabang tidak berukuran terlalu besar, karena berbahaya bila tumbang  dan menimpa orang yang ada di bawahnya atau genteng rumah.
  10. Akar kuat menghujam ke dalam tanah sehingga pohon tidak mudah tumbang bila tertiup angin kencang.
  11. Akar tidak timbul ke permukaan sehingga merusak lantai dan tembok rumah atau trotoar.
  12. Serbuk sarinya tidak bersifat alergi bagi penderita asma.
  13. Disukai burung-burung.

Jenis-jenis pohon peneduh


Berikut adalah bebera jenis pohon peneduh yang sangat banyak digunakan:

1. Pohon Bintaro

Pohon bintaro merupakan pohon yang memiliki tinggi yang panjang berkisaran antara 15-20 meter, memiliki daun tunggal dengan panjang berkisar 15-20 cm dengan lebar 3-5 cm. Pohon yang memiliki nama latin Cerbera manghas ini bisa tumbuh di kawasan tropis indo pasifik termasuk  Indonesia salah satunya dan sering dijumpai di pinggir jalan ibukota.

Jenis pohon poneduh
Jenis pohon poneduh

Buah pada pohon bintaro ini mengandung racun yang bernama ceberin, racun ini sangat berbahaya karena dapat menghambat saluran ion kalsium di dalam otot jantung sehingga dapat  mempengaruhi denyut jantung tidak hanya pada tikus tetapi berpengaruh pada manusia. Karena sangat berbahaya kita harus menjauhkan dari anak- anak apalagi kalau sampai dimakan bisa menyebabkan kematian.

Namun adanya racun dalam buah ini bukan berarti buah ini tidak dapat dimanfaatkan oleh mayarakat. Bau yang dikeluarkan oleh buah ini sangat tidak disukai oleh tikus, maka dari itu  masyarakat dapat memanfaatkan untuk mengusir tikus di dalam rumah, caranya sangat mudah pertama-tama kita cari buah intaro yang masih segar yang baru saja dipetik kemudian kita letakan di tempat-tempat yang sering didatangi tikus.  Maka  dengan sendirinya tikus akan pergi tanpa harus memakannya.

Racun yang terkandung dalam buah bintaro ini sangat berbahaya untuk manusia maka dari itu kita harus mengetahui tindakan untuk menghindari terkena racun ini.

2. Pohon Tanjung

Pohon Tanjung umumnya berukuran sedang dan dapat tumbuh hingga ketinggian 25 meter. Memiliki daun-daun tunggal, tersebar dan bertangkai panjang.
Jenis pohon poneduh
Jenis pohon poneduh

Daun yang termuda berambut coklat dan segera gugur. Helaian daun berbentuk bulat telur hingga lonjong dengan panjang 9 –16 cm, bertepi rata namun menggelombang.

Bunganya berkelamin dua, sendiri atau berdua menggantung di ketiak daun, berbilangan 8 dan berbau semerbak. Bunganya yang wangi mudah rontok. Bunga-bunga yang rontok ini kerap dikumpulkan orang di pagi hari untuk mengharumkan pakaian, ruangan atau juga untuk hiasan

3. Pohon Ketapang

Tanaman ini memiliki karakter dan ciri khas yang cukup mudah dikenali. Tanaman pohon Ketapang termasuk pohon yang mampu tumbuh hingga mencapai ketinggian 40 meter dengan diameter batang mencapai 1,5 meter.
Jenis pohon poneduh
Jenis pohon poneduh

Tajuk dari pohon Ketapang sangat rindang dengan cabang yang tumbuh secara horizontal dan bertingkat. Pada pohon yang muda, tingkatan-tingkatan ini membuat ketapang terlihat seperti pagoda.

Daun-daun yang dimiliki pohon ketapang memiliki bentuk oval seperti telur dengan ujung yang membundar, dan meruncing pada bagian tangkai. Warna dari daun Ketapang yang hijau kerap menjadi kemerahan saat hendak gugur. Pohon Ketapang juga memiliki bunga dengan ukuran kecil dan berkuntum pada ujung-ujung ranting. Bunga dari Ketapang tidak memiliki mahkota bunga namun berkelopak lima helai.

4. Pohon Pule

Tanaman pohon pule bisa tumbuh dengan tinggi mencapai 6-40 meter. Di bagian permukaan akar dan batang tanaman pohon pule ini banyak terdapat lentisel yang memiliki pori-pori. Batang tua tanaman pohon pule bersifat mudah rapuh sehingga batangnya mudah terkelupas. Batang kayu tanapan pohon pule terdapat kulit berwarna coklat terang dimana kulitnya terdapat cairan getah berwarna putih susu.

Jenis pohon peneduh
Jenis pohon peneduh

Daun tanaman pule memiliki tekstur yang tebal dengan bentuk seperti berulir atau berkarang. Panjang daunnya mencapai 10-20 cm dengan urat daun yang sangat jelas yang terdapat dibagian permukaan bawah daunnya.

Tanaman pohon pule memiliki buah dengan bentuk yang ramping dan memanjang. Panjang buahnya mencapai 20-40 cm dan memiliki garis tengah sepanjang 4-5 mm. Didalam buahnya terdapat biji yang berwarna coklat panjang dengan memiliki banyak rambut. Panjang bijinya mencapai 3-4 mm dengan memiliki warna putih kecoklatan. Selain itu, tanaman pohon pule juga memiliki bunga dengan panjang 1cm yang beraroma sangat harum.

5. Pohon Beringin
Jenis pohon peneduh
Jenis pohon peneduh

Beringin adalah tanaman besar yang tumbuh di pekarangan luas namun beberapa juga sebagai tanaman hias pot. Beringin yang terdapat di Hutan Kota BNI Tibang meruoakan tanaman yang masuk kedalam ketegori kedua diakrenakan tempat tumbuhnya didalam pot sehingga tidak tumbuh besar seperti yang jenis tanaman pekarangan luas. Secara umum pohon beringin ketinggiannya bervariasi menurut berbagai sumber. Sebuah sumber menyatakan bahwa pohon beringin dapat mencapai ketinggian 12 – 15 meter dengan lebar tajuk dapat mencapai 7 – 9 meter1.

6. Pohon Kiara Payung

Kiara Payung merupakan pohon peneduh yang banyak dijumpai di pinggir jalan. daunya mirip sisir dan beruas banyak. Batang berwarna coklat tua dengan textur kasar. Saat batang pohon Kiara Payung berdiameter 10cm, maka tinggi pohon ini bisa mencapai 7-10 meter dengan diameter daun ujung ke ujung mencapai 6m.

Jenis pohon peneduh
Jenis pohon peneduh

Kegunaan pohon Kiara Payung yang utama adalah sebagai peneduh, di kota besar seperti Jakarta, Surabaya banyak dijumpai pohon ini. daunya sangat lebat, sperti payung. pada musim panas, daun Kiara Payung akan rontok yang disebabkan oleh kurangnya air di sekitar pohon. namun saat musim hujan, daunya sangat lebat seperti payung.

7. Pohon Mahoni
Mahoni termasuk pohon besar dengan tinggi bisa mencapai 35-40 m serta diameter bisa mencapai 125 cm. Batangnya lurus berbentuk silindris dan tidak berbanir.
Ketika masih muda, kulit batang berwarna abu-abu dan halus.   Namun setelah tua berubah menjadi berwarna cokelat kehitaman serta beralur dangkal seperti sisik Penyebaran Mahoni dilakukan dengan biji. Setelah umurnya antara 7-8 tahun mahoni sudah mulai berbunga. Buahnya berbentuk bulat telur.  Ketika masih muda berwarna hijau dan setelah tua menjadi cokelat.

Dalam buah yang berlekuk lima itu berisi biji mahoni yang bentuknya pipih dengan ujungnya agak tebal berwarna cokelat kehitam-hitaman.

Pada saat buah itu sudah tua sekali, kulit buahnya akan pecah dengan sendirinya sehingga biji-bijinya yang pipih beterbangan tertiup angin dan berjatuhan ke tanah lalu tumbuh menjadi pohon mahoni baru.

8. Pohon Kersen

Karenanya pohon kersen sangat nyaman digunakan sebagai tempat berteduh.
Biasanya tempat di bawah pohon kersen ini sering digunakan sebagai tempat mangkal tukang ojek, tukang becak, atau pedagang kaki lima.Pohon yang bernama Latin Muntingia calabura L. ini berasal dari negara di Amerika beriklim tropis, seperti Peru dan Bolivia.






Pada tahun 1900-an bibit pohon kersen ditanam di Filipina. Dari sana, pohon ini berkembang ke seluruh Asia, termasuk Indonesia. Di daerah di Indonesia,  pohon ini ada yang menyebutnya pohon talok, ada juga yang menyebutnya pohon baleci.

9. Pohon Akasia

pohon akasia merupakan salah satu tanaman yang sering dijumpai di indonesia. Jenis tanaman ini merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan dalam industri pembuatan pulp dan kertas.


APRIL mengunakan dua jenis akasia, yaitu Acacia Mangium dan Acacia Crassicarpa. Kedua jenis tanaman ini ditanam di jenis tanah yang berbeda.

Mengapa akasia sangat populer? Pertama, serat dari kayu akasia merupakan materi yang paling cocok untuk membuat kertas dan biasa digunakan untuk memproduksi kertas tulis, kemasan, kantor dan jenis lainnya.

Pohon ini juga tergolong sebagai tanaman dengan siklus panen yang cepat. Di lahan tanah yang hangat seperti di Indonesia, tanaman ini sudah bisa dipanen dalam waktu lima hingga enam tahun. Jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan di Eropa yang mencapai 25 tahun.

Akasia juga membantu memperbaiki struktur tanah, mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor. Sangat cocok di tanam di daerah berbukit dan gunung. Namun, pohon ini juga cocok di kontur dataran rendah.

10. Pohon Angsana

Angsana adalah pohon gugur besar yang tumbuh sampai 30 m tinggi atau lebih . Daunnya berupa daun majemuk dengan panjang sekitar 12-22 cm dan terdiri dari 5-13 anak daun. Bunganya sangat harum dan tumbuh sebagai bongkol atau sekelompok kuntum bunga


majemuk(perbungaan/infloresens) yang berkumpul dalam ‚malai‘ dan berwarna kuning terang atau terkadang kuning-oranye. Kelopak bunga serupa lonceng berdiameter 5-6 mm, dan mahkota daun panjangnya sekitar 16-18 mm. Buah angsana adalah buah polong pipih, seperti piring terbang dikelilingi sayap tipis seperti kertas, dengan diameter 4 -6.6 cm. Polong akan masak dalam waktu 4-6 bulan, berwarna kecoklatan ketika mengering. Bagian tengah polong berdiameter 1,5–3 cm dan ketebalannya sekitar 6–9 mm.

11. Pohon Flamboyan

Flamboyan (Delonix regia) adalah salah satu flora khas Betawi yang semakin jarang dijumpai di lingkungan sekitar. Flamboyan sendiri digambarkan sebagai bunga yang mencolok dan memiliki warna yang terang. Dalam penamaan bahasa Inggris tanaman bunga cantik ini dinamakan Flame Tree/Gold Mohar.Flamboyan merupakan tumbuhan semi–evergreen. Tanaman ini mampu hidup pada daerah dengan empat musim. Ia akan mekar secara musiman khususnya di musim panas dan gugur, namun akan tetap hijau pada musim semi dan dingin.Bunga flamboyan memiliki sifat menyebar dan terdiri dari empat kelopak berwarna merah atau oranye merah. Bentuk kelopak bunga berdiamater antara 8-15 cm dan berwarna kuning dan putih. Polongnya yang sudah tua akan berwarna coklat gelap.Pohon tanaman flamboyan ini memiliki tajuk melebar membentuk seperti kanopi pada payung. Batangnya bertekstur licin, simpodial, berwarna coklat kelabu dengan diameter batang sekitar 30 cm. Arah tumbuhnya tegak lurus, cabangnya tumbuh mendatar sampai mengarah ke bawah. Memiliki akar banir dengan tinggi sampai 30 cm.

12. Pohon Asam Jawa


Pohon asam jawa di beberapa tempat di Indonesia dikenal pula sebagai bak mee (Aceh), asam (Melayu), Asem (Jawa, Sunda), dan celagi (Bali). Dalam bahasa Inggris disebut sebagai Tamarind. Sedangkan nama latin tumbuhan ini adalah Tamarindus indica L. yang bersinonim dengan Tamarindus occidentalis Gaertn, Tamarindus officinalis Hook., dan Tamarindus umbrosa Salisb.

13. Pohon Trembesi
Pohon ini bernama Trembesi (Albizia saman sinonim Samanea saman) disebut juga Pohon Hujan atau Ki Hujan,  merupakan tumbuhan pohon besar dengan ketinggian bisa mencapai  hingga 20 meter dan tajuknya sangat lebar.

|
Pohon Trembesi  mempunyai jaringan akar yang luas sehingga kurang cocok ditanam di pekarangan karena bisa merusak bangunan dan jalan. Paling cocok ditanam di taman atau halaman yang luas.

Kelebihan lain dari Trembesi (selain menaungi kursi taman dan orang pacaran), diyakini, dari satu batang Trembesi dewasa mampu menyerap 28 ton karbondioksida (CO2) pertahunnya. Hal ini dibuktikan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ir. Endes N. Dahlan, Dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor: satu batang Pohon Trembesi mampu menyerap 28.442 kg karbondioksida (CO2) setiap tahunnya. Maka tak heran jika akhir-akhir ini pemerintah, dalam rangka gerakan one man one treemenggalakkan penanaman pohon Trembesi (Ki Hujan) di seluruh wilayah Indonesia.

14. Pohon Glodokan Tiang

Pohon glodok tiang tingginya bisa mencapai 5 sampai dengan  8 meter tanaman ini berbentuk piramida mengkerucut keatas, daunnya berbentuk panjang dan bergelombang serta daun berwarna hijau glassy,batangnya tinggi  dan akar tidak merusak pagar halaman karna bentuk akar dari pohon glodokan tiang ini memanjang Bibit glodogan tiang pecut untuk tanaman pelindung yang kuat, dapat hidup dengan baik walaupun dibawah terik matahari langsung sepanjang hari, dan perawatannya cukup murah dan mudah, Pemiliki nama latin Olyalthea Longifolia pendula adalah tanaman yang dapat tumbuh secara tinggi tegak lurus, atau vertikal, selayaknya tanaman cemara, tanaman ini bisa tumbuh secara terus ke arah atas, cabang cabangnya kecil selayaknya tumpahan air mata yang mengalir di sekeliling pohon, Tanaman yang sangat bagus karena fungsinya sebagai peredam suara dan penyerap polusi ini direfrensikan sebagai tanaman penghijauan untuk jalan raya, dengan cara perawatan yang mudah tanaman ini dapat tumbuh bagus dan daun yang hijau tidak mudah rontok walaupun terkena terik matahari sepanjang hari dengan penyiraman yang minimal

15. Pohon Bungur
Bunga bungur pada awalnya hanya merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di hutan. Namun, karena keindahannya kemudian bunga ini banyak ditanam di tanah pekuburan atau digunakan sebagai pemisah batas antar lahan. Terdapat dua jenis bungur yang menjadi favorit para pecinta tanaman hias seperti cara menanam melati jepang.


Yakni bungur besar/kebo/biasa (L. speciosa) yang memiliki ukuran pohon besar dan bisa mencapai tinggi hingga 8 meter. Dan jenis kedua yakni bungur jepang (L. faurieri , L. indica dan hibrida dari keduanya). Bungur merupakan tanaman perdu yang biasa ditanam sebagai tanaman pagar atau peneduh.

Karena ukurannya yang besar pohon ini biasa ditanam dipekarangan rumah. Bunga bungur memiliki warna bunga merah jambu, dan akan sangat indah saat mekar secara bersamaan. Bahkan ada yang menyamakan pemandangan keindahan bunga ini saat mekar bersamaan bagaikan bunga sakura,  yang merupakan bunga yang sangat terkenal dari negeri jepang.

16. Pohon Cemara Bundel

Pohon cemara adalah pohon yang bisa ditemukan di mana saja, dari daerah panas, gurun, dataran tinggi, rendah, hingga daerah bersalju sekalipun. Pohon ini mempunyai berbagai manfaat seperti sebagai tanaman peneduh di halaman rumah, kantor, perindang jalan. Pohon cemara juga berfungsi sebagai tanaman yang mencegah erosi di perbukitan atau tepi sungai, sehingga tidak terjadi banjir atau tanah longsor. Kegunaan lain adalah tanaman cemara dapat dijadikan bonsai sehingga menjadi hiasan yang sangat indah. Berikut ini akan dibahas dibahas berbagai jenis pohon cemara yang bisa tumbuh di daerah Indonesia.

17. Pohon Johar
Pohon Johar atau juar termasuk suku Fabaceae atau Leguminoceae (polong-polongan).

Daunnya majemuk dan menyirip genap sepanjang 10 – 35 cm, dengan tangkai bulat torak sepanjang 1,5 – 3,5 cm yang beralur dangkal di tengah poros tanpa kelenjar. Perakarannya yang luas mampu menahan air secara baik.


Johar juga sering ditanam dalam sistem pertanaman campuran (agroforestri), baik sebagai tanaman sela, tanaman tepi atau penghalang angin. Pohon ini juga dimanfaatkan sebagai obat cacingan, sawan, diabetes, dan sebagainya.Johar ditanam luas di seluruh daerah tropis dan dapat tumbuh baik pada berbagai kondisi tempat. Namun, ia paling cocok di dataran rendah tropika dengan iklim muson.

Yaitu pada curah hujan antara 500 — 2800 mm (optimum sekitar 1000 mm) per tahun, dan kisaran temperatur antara 20 — 31°C.
Johar menyukai tanah-tanah yang dalam, sarang, dan subur, dengan pH antara 5,5 — 7,5

18. Pohon Palem Raja
Palem raja termasuk suku Arecaceae (palem-paleman), merupakan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae) yaitu biji buahnya terbungkus danging.Palem raja (Roystonea regia) banyak di temukan di pulau Jawa. Palem raja bisa ditemukan di berbagai tempat sampai dan bahkan mampu tumbuh pada ketinggian 1.400 m di atas permukaan laut.Palem raja (Roystonea regia) merupakan tumbuhan pohon atau panjatan. Palem raja adalah tumbuhan yang tak bercabang dan tumb.uh tegak ke atas.Tumbuhan ini bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 20 m.

19. Pohon Palem Putri
Palem Putri (veitchia merillii) sudah dikenal umum di kalangan masyarakat luas bahkan seluruh dunia. Palem Putri sering digunakan sebagai hiasan di pekarangan rumah ataupun difungsikan sebagai tanaman penyearah jalan, peneduh sekaligus untuk memperindah penampilan tanam kota.


Palem Putri adalah tanaman hias yang bersifat kosmopolitan, keberadaannya ditermukan di daerah tropis dan subtropis, di dataran rendah dan tinggi, di pegunungan dan pantai, di tanah subur dan gersang.
Bentuk Palem Putri sekilas seperti palem raja, daunnya lebih lebar dan warna lebih hijau. Tanaman ini berasal dari Madagaskar, banyak dimanfaatkan sebagai penghias pinggir jalan dan juga tanaman hias daun dalam pot.

Selama pertumbuhannya, Palem Putri memerlukan penyinaran matahari penuh. Pada waktu perkecambahan dan pembibitan sebaiknya jangan terkena sinar matahari yang langsung. Suhu udara yang diperlukan adalah 25-33 derajat C, dan masih tumbuh baik di luar kisaran suhu udara tropis tersebut.

20. Pohon Matoa
Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman khas Papua yang juga menjadi identitas flora bagi wilayah paling timur di Indonesia ini. Pohonnya besar dengan diameter batang rata-rata 100 cm dan tinggi mencapai 18 – 20 meter. Tumbuh dengan baik di dataran rendah dengan kondisi tanah yang lapisannya tebal dan kering serta curah hujannya tinggi. Buahnya sangat unik. Berbentuk bulat sedikit lonjong dengan ukuran tidak terlalu besar. Kulit buahnya licin seperti markisa, berwarna merah-coklat kehitaman (yang sudah masak), dan baunya manis. Tekstur kulitnya sendiri seperti kelengkeng, namun agak lebih tebal sehingga untuk membukanya memerlukan sedikit usaha.


Setelah berhasil mengupas kulitnya, kita akan menemukan daging buah yang mirip dengan kelengkeng, tetapi warna putihnya lebih pekat. Ketika digigit, akan terasa perpaduan berbagai rasa dan aroma buah yang unik. Tekstur dan rasanya sebenarnya lebih mirip buah kelengkeng, tetapi lebih kesat, tidak berair. Adapun aromanya mirip buah durian. Keeksotisan buah matoa menyebabkan tanaman ini mulai banyak dicari untuk pengisi pekarangan atau dibudidayakan.



pohon peneduh rumah | pohon peneduh jalan | pohon peneduh taman | pohon peneduh halaman | pohon peneduh untuk taman | pohon peneduh jalan raya | pohon peneduh adalah | pohon peneduh cepat tumbuh | pohon peneduh akar tidak merusak | pohon peneduh berdaun lebar | pohon peneduh berbunga kuning | pohon peneduh bunga merah | pohon buah peneduh rumah | pohon buah peneduh | jenis pohon peneduh depan rumah | pohon peneduh minimalis | pohon peneduh murah | pohon peneduh perumahan | pohon peneduh pule | perawatan pohon peneduh | pohon peneduh halaman rumah | jenis pohon peneduh jalan raya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "20 jenis tanaman peneduh untuk taman rumah dan Jalan raya - cepat tumbuh dan daunnya lebar"

Post a Comment